Wajah Penuh Haru Mengantar Haikal dan Mardhatilla, Putra-Putri Terbaik Malut Menuju Paskibraka Nasional 2026




RP/II.3/13.07.2026/PROVMALUT
#Wajah Penuh Haru Mengantar Haikal dan Mardhatilla, Putra-Putri Terbaik Malut Menuju Paskibraka Nasional 2026#

TERNATE – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Rumah Jabatan Wakil Gubernur Maluku Utara di Ternate, Senin (13/7/2026). Di bawah tatapan mata penuh kasih dan bahagia dari orang tua mereka, dua remaja terbaik Maluku Utara (Malut) resmi dilepas untuk mengemban tugas membawa nama daerah ke panggung nasional sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Jakarta.

Mereka adalah Haikal Khadafi H. Laode, siswa kelas 11 SMA Negeri 4 Kota Ternate, dan Mardhatilla A. Putri, siswi kelas 11 SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan. Keduanya merupakan sepasang remaja tangguh yang berhasil lolos setelah melewati proses verifikasi ketat sejak Juni lalu.

Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi akademik atau fisik, melainkan buah dari doa yang tak putus dan didikan sarat kasih sayang di lingkungan keluarga. Wajah penuh haru dan bangga terlihat jelas pada kedua pasang orang tua yang mendampingi.

Bagi Hariono Atia dan Fadila Djabar, orang tua dari Haikal, melihat putra mereka mengenakan atribut kesiapan melangkah ke Ibu Kota Negara adalah sebuah kehormatan luar biasa. Begitu pula yang dirasakan oleh pasangan abdi negara, Aipda Bahri Abd. Muin dan Aipda Grace Huwae, orang tua dari Mardhatilla. Di balik seragam Kepolisian yang tegas, mereka hadir murni sebagai orang tua yang tidak mampu menyembunyikan rasa bangga tiada tara atas pencapaian putri tercinta mereka.

Keberangkatan mereka yang dijadwalkan besok pagi, Selasa (14/7/2026), menggunakan maskapai Garuda Indonesia menuju tempat pemusatan pendidikan dan pelatihan di Depok, menjadi simbol bahwa mimpi anak-anak daerah mampu terbang tinggi.

Prestasi ini juga menjadi catatan emas bagi dunia pendidikan di Maluku Utara. SMA Negeri 4 Kota Ternate dan SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan kini boleh berbangga karena dari rahim pendidikan merekalah lahir pemuda-pemudi berkarakter yang siap bersanding dengan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui sambutan tertulis Gubernur Sherly Tjoanda yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Dr. Fachruddin Tukuboya, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada orang tua dan pihak sekolah.

"Kalian berangkat membawa identitas sebagai putra-putri Maluku Utara. Sebuah daerah kepulauan yang sejak dahulu dikenal sebagai negeri rempah, negeri titik perjumpaan peradaban, yang hidup dalam semangat persaudaraan," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar keduanya senantiasa memegang teguh falsafah Maluku Utara.

"Falsafah Marimoi Ngone Futuru bukan sekadar semboyan. Nilai itu mengajarkan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar. Di mana pun kalian berada, tunjukkan bahwa generasi Maluku Utara mampu menghargai perbedaan dan menjaga nama baik daerah melalui sikap yang santun," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Malut, Drs. Armin Zakaria, dalam laporannya menjelaskan bahwa Haikal dan Mardhatilla akan menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Depok, mulai 14 Juli hingga 22 Agustus 2026.

Di sana, mereka tidak hanya dilatih secara fisik untuk upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, tetapi juga ditempa menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter, berdisiplin tinggi, dan berjiwa Pancasila.

Selamat berjuang, Haikal dan Mardhatilla! Di pundak kalian, tersampir harapan, doa, dan kebanggaan seluruh masyarakat Maluku Utara. Kibarkan Sang Merah Putih, harumkan nama Bumi Moloku Kie Raha di kancah nasional. (Humas/Adpim)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.