Terima Audensi BPJS Ketenagakerjaan, Gub Sherly Target Kepesertaan Naik Menjadi 68 Persen di 2026




RP/V/08.05.2026/PROVMALUT
#Terima Audensi BPJS Ketenagakerjaan, Gub Sherly Target Kepesertaan Naik Menjadi 68 Persen di 2026.#

TERNATE - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menerima audiensi jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan di Tidore Meeting Room, Bela Hotel, Jumat (08/05/2026). Pertemuan ini fokus pada evaluasi target kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan serta upaya penguatan fiskal daerah melalui perbankan lokal.

Dalam keterangan persnya, Gubernur Sherly Tjoanda mengungkapkan bahwa Provinsi Maluku Utara berhasil mencapai target kepesertaan sebesar 57% pada tahun 2025. Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi menetapkan target yang lebih tinggi, yakni sebesar 68%.

"Capaian kepesertaan sektor formal kita sudah menyentuh angka 100%. Namun, tantangan besar ada di sektor informal yang saat ini baru mencapai 32%. Sektor ini mencakup pelaku UMKM, petani, hingga nelayan," ujar Gubernur Sherly.

Ia menekankan pentingnya peran media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Gubernur mencontohkan keberhasilan program perlindungan nelayan tahun lalu, di mana ahli waris nelayan mendapatkan santunan ratusan juta rupiah meskipun baru terdaftar selama satu bulan. "Hanya dengan iuran sekitar Rp200.000 per tahun, manfaat yang didapat sangat besar bagi perlindungan pekerja dan keluarga," tambahnya.

Di tempat yang sama, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan RI, Abdurahman Lahabato, mengapresiasi komitmen Gubernur dalam melindungi tenaga kerja. Sebagai langkah konkret mendukung daerah, ia mendorong Direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk menempatkan dana investasi di Bank Maluku-Malut.

"Langkah ini diambil mengingat kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan akibat pemangkasan transfer dari pusat. Dengan penempatan dana di bank daerah, kita berharap Bank Maluku-Malut dapat lebih maksimal menyokong UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga," jelas Abdurahman.

Acara audiensi ini dihadiri oleh Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Direktur Utama Bank Maluku-Malut, serta jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan lainnya. Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mensinergikan program perlindungan sosial dengan pemulihan ekonomi di Maluku Utara.(Adpim/Malut)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.