Staf Ahli Gubernur Dorong Profesionalitas ASN dalam Pembangunan Daerah
RP/I/25.05.2026/PROVMALUT
#Staf Ahli Gubernur Dorong Profesionalitas ASN dalam Pembangunan Daerah#
SOFIFI - Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Fachruddin Tukuboya, menekankan pentingnya penguatan disiplin dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pelaksanaan Apel Rutin Pagi yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Senin (25/5/2026).
Apel pagi menjadi aktivitas yang wajib diikuti oleh para ASN sebagai bentuk kedisiplinan dan penggalangan semangat bagi para pegawai di lingkup pemerintah daerah. Dalam kesempatan ini, Fachruddin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ASN yang telah berkomitmen hadir dalam apel tersebut.
Ia mengingatkan bahwa tidak ada lagi ruang bagi ASN untuk mengabaikan tanggung jawab kerja dan mengendurkan performa pelayanan publik.
"Disiplin adalah fondasi utama pemerintahan yang kuat. Memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur Sherly, integritas dan ketepatan waktu harus sudah menjadi budaya kerja kita, bukan lagi hal yang perlu terus-menerus diingatkan," tegas Staf Ahli di hadapan jajaran pimpinan OPD dan seluruh ASN.
Ia juga menyoroti dan menyayangkan masih adanya beberapa ASN yang terlambat, bahkan tidak mengikuti apel pagi tanpa keterangan yang jelas.
Menutup jalannya apel, Fachruddin berujar bahwa dukungan penuh dari aparatur pemerintah daerah terhadap jalannya roda pembangunan saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pelaksanaan program dan realisasi kegiatan yang tepat waktu adalah bagian dari komitmen pelayanan tersebut.
"Saya harapkan agar setiap pegawai dapat memberikan kontribusi maksimal sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Fachruddin.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen untuk terus mendorong seluruh ASN agar dapat bekerja sama dengan baik, saling bersinergi, dalam rangka mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang inklusif. (Humas/Adpim)