Sekda Malut Menerima Audiensi Pengurus KAGAMA, Matangkan Operasi Katarak untuk Warga Maluku Utara
RP/III/10.06.2026/PROVMALUT
#Sekda Malut Menerima Audiensi Pengurus KAGAMA, Matangkan Operasi Katarak untuk Warga Maluku Utara#
TERNATE – Komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Samsuddin A. Kadir, M.Si., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons, menerima audiensi dari Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku Utara di Kediaman Wakil Gubernur (Eks-Crysant), Ternate, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Malut, M. Idham Masuku, bersama jajarannya ini dilaksanakan dalam rangka mematangkan persiapan bakti sosial kemanusiaan berupa operasi katarak dan cangkok kornea gratis bagi warga setempat. Agenda ini menjadi bagian dari langkah strategis penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di wilayah Maluku Utara.
Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah mematangkan teknis pelaksanaan program operasi katarak agar dapat menjangkau warga kurang mampu yang berada di kawasan pelosok dan pulau-pulau terluar.
Dari hasil audiensi tersebut, Pemprov Malut dan KAGAMA menyepakati empat pilar dukungan utama demi menyukseskan program ini. Pertama, sektor transportasi, yakni mempermudah akses mobilisasi pasien dari daerah terpencil menuju rumah sakit rujukan. Kedua, aspek pendampingan, di mana relawan KAGAMA akan diterjunkan langsung untuk membantu proses administrasi serta mendampingi pasien secara psikologis. Ketiga, penguatan layanan kesehatan melalui koordinasi melekat dengan Dinas Kesehatan guna memastikan standar medis dan kesiapan tenaga dokter spesialis mata berjalan optimal. Keempat, validasi data yang tepat sasaran agar bantuan operasi gratis ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Demi menyukseskan agenda kemanusiaan ini, Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut bergerak bersama melalui empat langkah konkret. Masyarakat diimbau aktif menyebarkan informasi mengenai jadwal, lokasi, dan persyaratan pendaftaran operasi katarak di lingkungan masing-masing.
Selain itu, warga diharapkan saling membantu menyediakan atau memfasilitasi akses transportasi bagi pasien yang berada di pelosok, segera melaporkan data penderita katarak yang belum tertangani kepada petugas kesehatan terdekat, serta bersedia mendaftarkan diri menjadi relawan mobilisasi pada hari pelaksanaan bakti sosial.
"Mengembalikan penglihatan masyarakat yang terganggu adalah sebuah harapan baru, dan hal ini hanya bisa terwujud maksimal jika kita kerjakan bersama-sama secara gotong royong," ujar Sekda dalam pertemuan tersebut.
Sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, KAGAMA, dan partisipasi aktif warga diyakini menjadi kunci utama suksesnya program operasi katarak massal ini demi mewujudkan masyarakat Malut yang lebih sehat dan produktif. (HUMAS-ADPIM)
Dokumentasi kegiatan klik di sini.