Pemprov Malut Gandeng FKPT: Bersama Tangkal Radikalisme ASN!




RP/I/26.11.2025/PROVMALUT

#Pemprov Malut Gandeng FKPT: Bersama Tangkal Radikalisme ASN!#


SOFIFI - Terorisme, intoleran dan ekstremisme berbasis kekerasan merupakan ancaman nyata yang tidak hanya mengusik stabilitas keamanan, tetapi juga merusak tatanan sosial, ekonomi, dan kehidupan berbangsa. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin A Kadir, M.Si., pada Forum Penguatan Pemahaman ASN PPPK dalam Upaya Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Rabu (26/11).

Acara yang menjadi tempat pendalaman serta pemahaman nilai-nilai Pancasila tersebut di laksanakan di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, serta dihadiri Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Maluku Utara, Kepala Kesbangpol Maluku Utara, Narasumber Akademisi Universitas UMMU, dan seluruh ASN PPPK Lingkup Pemprov Malut.

Menurut Samsuddin, melanjutkan sambutannya, ASN tidak hanya dituntut berkompetensi secara teknis, manajerial, dan sosio-kultural, tetapi juga menjunjung rintegritas dan jiwa Pancasila. "Nilai-nilai luhur Pancasila harus terinternalisasi pada jiwa, pola pikir, dan perilaku kinerja seluruh ASN" jelasnya.

Seiya sekata dengan ucapan Sekprov, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Maluku Utara, Dr. Hidayatusalam secara singkat menyebut ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme semakin kompleks seiring dengan psatnya perkembangan teknologi digital, sehingga menjadikan proses penyebaran paham radikal berlangsung lebih cepat dan sulit dideteksi di kalangan ASN.

Sebagai unsur pemersatu dan perekat bangsa, Samsuddin lanjut katakan, ASN memegang peranan penting menghantarkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang maju di tengah dinamika global saat ini. "Kemajuan Maluku Utara membutuhkan dukungan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan berkualitas yaitu ASN" ungkapnya.

Sebelum menutup sambutan resmi, Sekprov mendorong Pemerintah Provinsi Maluku Utara merumuskan langkah komprehensif pembangunan yang bernafaskan Pancasila. Hal tersebut dalam rangka memperbaiki tata kelola pemerintahan sebagai instrumen penting dalam mengemban amanah untuk mewujudkan Visi Misi Maluku Utara.

Jadikan kegiatan ini sebagai landasan dalam memberikan penguatan nilai Pancasila sebagai upaya menangkal intoleransi, radikalisme dan terorisme pada ASN PPPK di Lingkungan Pemprov Malut, tutup Sekprov tersebut dengan khidmat. Salam Pancasila! (Humas/Adpim)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.