Panen Raya Jagung Kuartal IV Serentak : Petani Untung, Pangan Tumbuh!




RP/II/08.01.2026/PROVMALUT

#Panen Raya Jagung Kuartal IV Serentak : Petani Untung, Pangan Tumbuh!#

SOFIFI - Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen tegak lurus mendukung Program Astacita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, salah satunya adalah Astacita nomor dua terkait dengan Ketahanan Pangan.

Maka dilakukan Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal IV, di area Desa Oba, Kecamatan Oba Utara, yang dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara.

Turut hadir pula Kapolda Maluku Utara, Jajaran Perwakilan Forkopimda Maluku Utara, Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Kota Tidore Kepulauan, Pimpinan OPD Terkait, ASN dan Insan Pers, Kamis (8/1).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu prioritas strategis Pemerintah Pusat.

Sementara di kawasan Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, juga dilakukan Panen Raya Jagung Serentak Nasional Kuartal IV. Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, SE., Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Direktur Utama Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han.

Kedatangan Kapolri disambut oleh para petani. Listyo tampak menyapa dan menyalami para petani yang telah berada di lokasi.

Tak ingin melewatkan kesempatan, sejumlah petani juga mengajak Kapolri foto bersama.

Beberapa produk lokal hasil pertanian juga ditampilkan dalam kegiatan ini. Mulai dari jus jagung hingga aneka produk olahan berbahan dasar dari jagung. Ketua Komisi IV dan Kapolri sempat mencicipi hidangan yang disuguhkan.

Dalam agenda tersebut, juga diperlihatkan sejumlah inovasi pertanian salah satunya bibit jagung dengan keunggulan waktu panen lebih cepat yakni 3 bulan, dibandingkan benih biasa selama 4-5 bulan.

Pada momen Panen Raya Jagung Kuartal IV kali ini melibatkan 3.016 petani dari 527 Poktan di seluruh lndonesia, dan akan dilakukan di lahan seluas 1.191 ha dengan estimasi hasil panen mencapai 11 ribu ton.

Tahun 2025, dibawah kepemimpinan Listyo Sigit, Polri mencatatkan menanam 661.717 ha dari total lahan 1.37 juta ha, dan menghasilkan 1.3 juta ton jagung atau naik 9% dibandingkan tahun 2024. Prestasi ini menjadi fondasi penting memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tidak hanya berhenti disitu, Polri juga melakukan serapan jagung nasional yaitu sebesar 101.770 ton yang bekerja sama dengan Bulog.

Serapan ini membuat petani tersenyum karena memberikan kepastian harga dan pasar.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, dalam arahan resminya mengucapkan selamat kepada jajaran Kementerian Pertanian, yang membawa Bapak Presiden mencanangkan Indonesia resmi swasembada beras dan jagung kemarin.

Polri, kata Titiek ungkapkan, telah menyumbang 20% total kebutuhan jagung nasional. Ini merupakan kerja keras Polri untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden. “Terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran Polri” ucapnya.

Sedangkan Kapolri Listyo Sigit berharap pada tahun 2026, jajarannya dapat melakukan penanaman target lahan sebesar 1 juta ha sehingga produksi jagung semakin masif dan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga ekspor.

“Target 1 juta lahan bisa tahun 2026 dapat tercapai, sehingga produksi akan naik signifikan, petani pun sejahtera” terang Listyo.

Untuk mendukung produktivitas para petani dilakukan pemberian bantuan alsintan berupa hand tractor kepada perwakilan Poktan, dan 1000 paket bansos.

Kegiatan dilanjutkan dengan panen jagung, pada moment ini Wagub didampingi Kapolda Malut dan Forkopimda memetik jagung yang telah siap panen.

Sarbin Sehe katakan, panen perdana di tahun 2026 ini merupakan momen yang sangat penting,karna menandai hasil kerja keras dan kerja sama seluruh pihak.

Panen perdana awal tahun, ungkap Wagub, juga merupakan wujud keberhasilan program ketahanan pangan nasional yang sementara ini di galakkan oleh pemerintah. (Humas/Adpim)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.