Mewakili Gubernur Sherly, Asisten III Buka Musdalub BPD HIPMI Malut 2026
RP/III/02.06.2026/PROVMALUT
#Mewakili Gubernur Sherly, Asisten III Buka Musdalub BPD HIPMI Malut 2026#
TERNATE – Asisten III Gubernur Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Maluku Utara, H. Muhammad Syukur Lila, M.Si., mewakili Gubernur Sherly Tjoanda, membuka secara resmi Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku Utara Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Halmahera A Meeting Room, Ternate, Selasa sore (2/6/2026).
Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku Utara, Gubernur melalui Asisten III menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Musdalub HIPMI Malut ini. Forum ini dinilai sangat strategis untuk merumuskan arah perjuangan organisasi, sekaligus menguatkan sinergi pembangunan ekonomi daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Musdalub ini diharapkan melahirkan pengurus baru yang amanah, profesional, dan berkomitmen memajukan organisasi, daerah, bangsa, dan negara. Terutama dalam mendukung visi besar Maluku Utara Bangkit, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” tegas Muhammad Syukur saat membacakan sambutan tertulis Gubernur.
Menyoroti era disrupsi teknologi dan transformasi digital yang kian masif, Gubernur melalui Asisten III mendorong HIPMI sebagai wadah berkumpulnya para pengusaha muda untuk tampil menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif, kreatif, dan inovatif.
Sebelumnya, Perwakilan Tim Caretaker BPD HIPMI Malut, Syarifuddin Lessy, menyampaikan tiga poin penting. Pertama, legitimasi dan kualitas musyawarah yang konstitusional. Kedua, atensi dari Musyawarah Nasional (Munas) karena dinamika internal kepengurusan Malut. Ketiga, ia menegaskan bahwa musdalub bukan soal menang atau kalah, melainkan demi masa depan HIPMI Malut tiga tahun ke depan dengan prinsip “bertanding untuk bersanding”.
Sementara itu, Ketua Bidang XI DPP HIPMI, Elia Nelson C. Kumaat, yang hadir mewakili Ketua Umum Akbar Himawan Buchari, memberikan apresiasi tinggi kepada kinerja panitia pelaksana. Dalam sambutannya, DPP menyoroti angka pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang sempat mencatatkan rekor tertinggi nasional di kisaran 19 persen, namun saat ini masih ditopang oleh sektor pertambangan yang bersifat sebagai limited resources (sumber daya terbatas).
“Maluku Utara sudah mendapatkan momentum besar dari natural resource (sumber daya alam). Tantangan besar ke depan adalah bagaimana menguatkan human resource (sumber daya manusia). Negara-negara maju saat ini bertumbuh pesat dari sektor digital, ekonomi kreatif, dan konsumsi domestik. Pengusaha muda daerah harus mampu mengambil peran sebagai motor penggeraknya,” tegas Elia.
Pihak DPP HIPMI berharap Musdalub ini menjadi dinamika organisasi yang terakhir di Malut dan seluruh prosesnya dapat berjalan lancar dengan semangat kekeluargaan yang tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Malut (yang mewakili Kapolda Malut), Staf Ahli Wali Kota Ternate Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ketua DPRD Kota Ternate, Ketua Kadin Malut, Dewan Kehormatan HIPMI, serta perwakilan pengurus cabang (BPC) HIPMI se-Maluku Utara. (Humas/Adpim)
Dokumentasi kegiatan klik di sini.