Menteri Kebudayaan Dorong Pemanfaatan Aset Budaya dan Peningkatan Kualitas Situs Sejarah di Malut
RP/II/28.11.2025/PROVMALUT
#Menteri Kebudayaan Dorong Pemanfaatan Aset Budaya dan Peningkatan Kualitas Situs Sejarah di Malut.#
TERNATE - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyimpulkan kunjungan kerja pertamanya sebagai Menteri Kebudayaan ke Maluku Utara (Malut) dengan agenda padat yang mencakup hampir 10 titik lokasi di Ternate dan Tidore. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung potensi kebudayaan yang luar biasa serta situs-situs penting di wilayah Malut.
"Saya melihat banyak sekali aset-aset budaya, situs-situs penting yang ada di Maluku Utara, dalam hal ini yang saya kunjungi adalah Ternate dan Tidore," ungkap Fadli Zon, ketika dikonfimasi usai jamuan makan malam bersama rombongan didampingi Sekprov Malut, Drs. Samsuddin A. Kadir, dan jajaran pemprov Malut di Bella hotel Ternate, Kamis (27/11).
Ia menekankan bahwa potensi budaya, cagar budaya, warisan budaya tak benda, keraton, kedatuan, dan benteng-benteng yang ada di Malut sangatlah besar. Dirinya bahkan menyoroti pentingnya aset-aset budaya ini tidak hanya dilindungi, tetapi juga dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik.
Beberapa fokus utama kunjungan meliputi :
1). Museum Kesultanan Ternate; Memerlukan peningkatan dalam hal tata pamer, storyline, dan standardisasi agar dapat didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
2). Benteng Oranje; Merupakan Cagar Budaya Nasional. Ia menilai perlu adanya penataan lingkungan dan penerapan aturan ketat mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di kawasan tersebut untuk mencegah vandalisme, meskipun komunitas tetap hidup di sekitarnya dan diwajibkan ikut menjaga situs.
3). Benteng-benteng di Tidore; Termasuk Benteng Tuhalu, Benteng Tore, dan Benteng Umafo. Saat ini tengah dilakukan penataan lingkungan dan jalan agar nantinya dapat diaktivasi.
4). Makam Sultan Nuku; Diperlukan standarisasi tentang narasinya.
Menteri yang juga salah satu pentolan Partai Gerindra ini, juga mengatakan turut mengapresiasi dan menyelamati penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Syah di Kedaton Kesultanan Tidore. Beliau juga menerima penghargaan gelar Persaudaraan/Kehormatan dari Sultan Tidore.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pendirian Museum A.R. Wallace yang representatif di Ternate. Museum ini menurutnya akan berfungsi sebagai penanda bahwa Alfred Russel Wallace pernah tinggal di Ternate, melahirkan penelitian dan karya monumental yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya biologi, terkait kekayaan flora dan fauna.
Kunjungan Menteri ini diharapkan membawa dampak positif signifikan dalam memperkuat kelembagaan adat dan memaksimalkan peran kementerian dalam pemajuan kebudayaan, serta membuka peluang pengembangan budaya, pariwisata, dan pelestarian warisan kesultanan di masa mendatang. (Humas/ADPIM).
Dokumentasi kegiatan klik di sini.