Jaya dan Sejahtera! Kelompok Tani Terima Bantuan Puluhan Alsintan dari Gubernur




RP/IV/20.05.2026/PROVMALUT
#Jaya dan Sejahtera! Kelompok Tani Terima Bantuan Puluhan Alsintan dari Gubernur#

TOBELO – Di sela-sela agenda kunjungan kerjanya yang padat di Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (9/6/2026), Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan panen perdana komoditas cabai bersama kelompok tani setempat. Sekaligus, menyerahkan bantuan puluhan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendongkrak produktivitas pangan lokal.

Kegiatan sektor agraris tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dari agenda kunjungan kerja Gubernur di Bumi Hibualamo, selain menghadiri upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara 2026.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan konsistensi para petani mandiri yang berhasil mentransformasikan lahan tidur menjadi kawasan pertanian hortikultura yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

"Pemanfaatan lahan secara optimal seperti ini terbukti memberikan dampak domino yang luar biasa bagi ketahanan pangan lokal serta peningkatan gizi warga di sekitar kawasan pertanian," ujar Sherly.

Paket bantuan stimulan pertanian yang diserahkan langsung oleh Gubernur kepada 9 kelompok tani (poktan) binaan tersebut terdiri atas: 5 unit traktor tangan (hand tractor), 4 unit mesin penggembur tanah (cultivator), 12 paket benih tomat unggul, 200 kg pupuk NPK, 1 unit alat semprot tangan (hand sprayer), serta paket bantuan pestisida berupa fungisida dan insektisida.

Memanfaatkan momentum berkumpulnya para petani, Gubernur menggelar sesi dialog interaktif pada sore hari untuk menjaring aspirasi langsung dari akar rumput. Salah satu keluh kesah utama yang disampaikan oleh perwakilan petani adalah stabilitas harga hortikultura di pasar lokal yang sering kali fluktuatif (naik-turun secara tidak menentu).

Merespons aspirasi tersebut, Gubernur dengan tegas menginstruksikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara untuk segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan intervensi tata niaga dan penyesuaian harga acuan pembelian cabai di tingkat petani pada kisaran Rp50 ribu per kilogram agar para petani tidak merugi saat panen raya.

Selain masalah harga, dialog juga menyoroti mendesaknya kebutuhan pembangunan jalan usaha tani (JUT). Jalan tani merupakan prasarana transportasi krusial di kawasan produksi untuk memperlancar mobilitas alsintan, mempermudah distribusi sarana produksi seperti pupuk dan benih, serta mempercepat pengangkutan hasil panen menuju pasar.

"Pemberian bantuan alsintan dan komitmen pembangunan infrastruktur ini merupakan bukti nyata keberpihakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang sangat besar terhadap kesejahteraan sektor pertanian," lanjut Gubernur.

Sherly berharap bantuan mekanisasi pertanian ini dapat dirawat dengan baik dan digunakan secara bergiliran antarkelompok. Hal tersebut bertujuan agar target peningkatan volume produksi, produktivitas lahan, serta mutu kualitas hortikultura dapat diwujudkan guna mendongkrak pendapatan riil keluarga petani.

Rangkaian agenda ditutup dengan pemetikan cabai perdana oleh Gubernur bersama para tokoh masyarakat sebagai simbol keberhasilan pengembangan hortikultura sekaligus tonggak perwujudan kemandirian pangan di Provinsi Maluku Utara. (Humas/Adpim)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.