Hadir di Pelantikan GEMUSBA, Wagub Sarbin: Generasi Muda Harus Jadi Aktor Kemajuan, Bukan Penonton




RP/IV/05.01.2026/PROVMALUT

#Hadir di Pelantikan GEMUSBA, Wagub Sarbin: Generasi Muda Harus Jadi Aktor Kemajuan, Bukan Penonton#

TERNATE – Momentum bersejarah kembali tercatat di Bumi Moloku Kie Raha. Bertempat di Pendopo Bala, Kedaton Kesultanan Ternate, Senin (5/1) malam, Pengurus Besar (Dodego Lamo) Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA) masa bakti 2026 resmi dilantik. Acara pelantikan yang mengusung tema "Sinergi Adat dan Kepemimpinan Muda Sebagai Mercusuar Peradaban", ini menjadi tonggak kebangkitan organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1968 tersebut.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: Skep/GEMUSBA/DL/I/2026/001 yang menetapkan, Ismuulsujud (Jo Ngofa) sebagai Ketua Umum, yang diketahui langsung oleh Dewan Pembina GEMUSBA, Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Sjah.

Wakil Gubernur Maluku Utara (Wagub Malut), H. Sarbin Sehe, yang  hadir sekaligus memberikan sambutan inspiratif mengenai peran strategis pemuda di era modern tersebut, menekankan bahwa masa depan daerah sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki kapasitas SDM yang mumpuni.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyediakan ruang kreativitas dan pengabdian bagi para pemuda. Olehnya itu, dirinya mengajak seluruh pengurus GEMUSBA untuk tidak sekadar menjadi saksi sejarah, melainkan aktor aktif dalam pembangunan.

"Generasi muda adalah pemilik masa depan Indonesia dan Maluku Utara. Kami mendorong anak muda untuk terus meningkatkan pendidikan dan keterampilan agar siap menghadapi persaingan global, termasuk dalam mengawal pelestarian lingkungan hidup serta memperjuangkan hak-hak adat," tegasnya.

Selain fokus pada pengembangan kapasitas, Wagub juga menyoroti pentingnya menjaga fondasi karakter melalui nilai-nilai leluhur. Tak lupa juga Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menggerus identitas budaya.

"Nilai kebangsaan, adat, dan agama harus berjalan beriringan. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur dan tanah adat dengan semangat 'Marimoi Ngone Futuru' (Bersatu Kita Kuat)," ungkapnya.

Wagub juga berpesan agar GEMUSBA mampu menjaga iklim demokrasi yang sehat di Malut dengan mengedepankan toleransi dan persatuan, bukan sekadar terjebak dalam politik praktis yang memecah belah.

Senada dengan hal tersebut, Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah, dalam sambutan singkatnya memberikan pesan kuat agar GEMUSBA tetap pada garis perjuangan non-politik praktis. Ia berharap para pemuda mampu "bertempur secara intelektual" dengan bekal pendidikan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Maluku Utara.

Sementara itu, Ketua Umum GEMUSBA, Ismuulsujud, dalam laporannya menyampaikan bahwa organisasi yang didirikan oleh almarhum Sultan Mudaffar Sjah, ini mengemban misi besar untuk menjaga martabat kesultanan.

"Adat bukanlah penghalang kemajuan, melainkan etika dasar bagi lahirnya pemimpin muda yang berkarakter dan berintegritas," ucapnya.

Acara diakhiri dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya era baru kepemimpinan pemuda di bawah naungan nilai-nilai luhur Sultan Baabullah.

Hadir dalam acara tersebut, Wagub Malut, Sultan Ternate, Staf ahli Walikota Ternate, unsur Forkopimda Malut dan Kota Ternate, perangkat adat Kesultanan Ternate serta pengurus GEMUSBA dan undangan lainnya. (Humas/ADPIM)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.