GPM Sambangi Desa Nusa Jaya, Warga: Terima Kasih Ibu Gubernur!




RP/III/05.03.2026/PROVMALUT
#GPM Sambangi Desa Nusa Jaya, Warga: Terima Kasih Ibu Gubernur!#

HALTIM - Dalam pemerintahan Sherly-Sarbin asa selalu ada. Tidak hanya dalam rangka memastikan stabilitas pasokan harga pangan selama Ramadhan dan Idulfitri, di mata Gubernur perempuan pertama di tanah Moloku Kie Raha itu, Gerakan Pangan Murah merupakan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini masyarakat Desa Nusa Jaya, Wasile Selatan merasakan kebijakan humanis dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Kamis (5/3).

Sherly dalam arahannya, mengapresiasi sinergi semua pihak yang mendukung kegiatan ini dan mengajak agar kolaborasi positif terus dijaga demi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas pangan strategis dibawah pasar guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Sejak siang, warga memadati lokasi kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dapur dan mengantisipasi fluktuasi harga di pasar.

Ini positif untuk membantu keluarga yang pengeluarannya meningkat di bulan Ramadan, ujar Suhartati Duko (46).

Lain halnya dengan Hawa Marajebesy (43) salah satu warga Desa Nusa Jaya merasa terbantu dengan Gerakan Pangan Murah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Terima kasih banyak kepada Ibu Gubernur beserta jajarannya," ucapnya penuh haru.

Perempuan paruh baya tersebut lantas berharap gerakan pangan murah ini dapat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi di kemudian hari, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Idulfitri dimana harga kebutuhan pokok cenderung mengalami lonjakan kenaikan.

Dalam hajat pasar murah kali ini, Pemerintah melalui Disperindag menyediakan 1000 paket. Setiap masyarakat dapat membeli sembako murah dengan harga Rp50.000,- / paket yang terdiri dari beras 5 Kg, gula pasir 2 Kg dan minyak goreng 2 liter.

Selama berlangsungnya kegiatan juga dilakukan dialog interaktif, beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain permintaan bus sekolah serta alsintan.

Dialog interaktif ini menjadi sarana Gubernur-Wakil Gubernur untuk menampung masukan, ide, dan aspirasi masyarakat secara langsung sehingga nantinya bisa di implementasikan kedalam program yang tepat sasaran. (Humas/Adpim)

Dokumentasi kegiatan klik di sini.